Pengemudi ‘Becak’ Dari Luar Jakarta Dilarang Beroperasi Di Kota

Warga Jakarta dapat berharap melihat kembali kendaraan roda tiga, becak, yang sebelumnya telah lama dilarang beroperasi jalan-jalan kota dibawah manajemen gubernur baru, Anies Baswedan. Anies berencana untuk mengembalikan kendaraan bertenaga manusia tersebut di Jakarta.Menurutnya, orang di Jakarta masih butuh becak. Makanya pemerintah kota akan menyiapkan rute khusus untuk becak. Begitu yang disampaikan oleh Anies kepada awak media hari Minggu (21/1) lalu.

Becak Masih Dibutuhkan Warga Ibukota

Menurut Anies, bagaimanapun becak masih dibutuhkan. Wanita yang pergi ke pasar, kata Anies, adalah salah satu contoh masyarakat yang perlu menggunakan becak. Menurut Anies, mereka tidak bisa naik ojek (ojek) atau bentuk angkutan umum lainnya jika mereka membeli terlalu banyak barang di pasar. Anies mengatakan; “Ini adalah gangguan bagi mereka untuk membawa barang-barang menggunakan ojek atau bentuk transportasi umum lainnya, seperti minivan”.

Anies menambahkan bahwa pelarangan becak berdampak negatif pada banyak pengemudi yang mengandalkannya sebagai sumber pendapatan utama mereka. Seperti diketahui jika pelarangan kendaraan becak diberlakukan pada saat pemerintahan akhir gubernur Wiyogo Atmodarminto, yang bertugas sejak 1987 hingga 1992, karena dianggap menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Koordinator Jaringan Urban Poor Network (JRMK) Kota Eni Rochayati mengatakan, pihak berwenang kota belum memberikan solusi menyeluruh untuk supir becak. “Kami berharap pemerintah akan mendukung mereka [supir becak] kali ini,” katanya.

Jakarta Mulai Mengumpulkan Data Tentang Supir Becak

Pemerintah kota telah mulai mengumpulkan data dan mendistribusikan stiker khusus kepada supir becak di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, dalam sebuah usaha untuk melegalkan kendaraan roda tiga itu di ibukota sebagaimana ditetapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengorganisir supir becak yang beroperasi di kawasan Pejagalan,” kata Camat Pejagalan Yogara Fernandes pada hari Kamis (25/1) lalu.

Yogara menambahkan, pemerintah telah mengumpulkan 95 persen data sopir becak di daerah tersebut dan berharap bisa segera diselesaikan.Selain itu, untuk mengomentari pernyataan Anies, Yogara mengatakan becak memang masih dibutuhkan warga, terutama ibu rumah tangga, untuk pergi ke dan dari pasar tradisional. Selanjutnya, pemerintah kota akan menginformasikan pengemudi tentang peraturan yang melarang mereka memasuki jalan-jalan tertentu. Yogara mengatakan, Pemkot masih merumuskan peraturan baru tentang operasi becak.

Banyak yang menganggap keputusan Anies untuk kembali becak ke jalanan www.markasbt.com sebagai kemunduran setelah kendaraan tersebut telah dilarang beroperasi di kota tersebut selama bertahun-tahun. Namun pada kenyataannya, keputusan Anies ini juga berdampak positif bagi supir becak dan mereka yang masih membutuhkannya.Untuk sementara data terus dikumpulkan.

Larangan Supir ‘Becak’ Dari Luar Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah DKI Jakarta akan melarang pengemudi becak dari luar ibukota yang beroperasi di kota tersebut, menyusul rencana pemerintah mengizinkan kendaraan beroperasi usai dilarang selama beberapa dekade.

“Kami sudah mengumpulkan data tentang tukang becak di kota.Oleh karena itu, hanya mereka yang terdaftar yang bisa mengoperasikan kendaraan di sini, “kata Sandiaga pada hari Jumat, menambahkan bahwa pemerintah kota akan mengembalikan “orang luar Jakarta” ke kampung halaman mereka jika mereka ditemukan secara ilegal di Jakarta.

Pemerintah sudah mulai mengumpulkan data dan mendistribusikan stiker khusus ke 180 becak di Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Ya, meski sudah dilarang oleh pemerintah sejak tahun 1980an, kendaraan penggerak pedal masih dapat ditemukan di beberapa daerah di kota ini, terutama di bagian utara Jakarta.

Perda No. 8/2007 tentang ketertiban umum mengatur bahwa pengoperasian becak di kota dilarang. Namun, Gubernur Anies Baswedan telah mengumumkan bahwa ia akan mengizinkan becak untuk beroperasi di daerah pemukiman. Dia mengatakan akan segera mengeluarkan keputusan gubernur tentang masalah tersebut.

Film India Dari Actor Khan Yang Rilis Di Hari Besar Agama 2018

Bagi perfilman India, tahun lalu dapat dikatakan sebagai tahun yang cukup berat mengingat banyaknya film Hollywood yang merugi. Selain beberapa film dinilai controversial, beberapa film yang dibuat dengan budget besar faktanya justru anjlok di pasaran. Di tahun 2018 ini sudah banyak film yang menunggu jadwal rilisnya di bioskop, termasuk Padmavati yang juga sempat dinilai controversial. Tetapi yang menarik di sini adalah 3 aktor Khan, yaitu Salman, Amir, serta Shah Rukh Khan yang kompak merilis film Situs Poker Terpercaya pada hari-hari besar agama di tahun 2018 ini. Nah, bagi para fans actor-aktor kawakan tersebut, inilah bocorannya untuk Anda.

 

3 Film actor Khan yang rilis di tahun 2018

Jangan lewatkan 3 film dari para actor Khan yang siap ditonton di tahun 2018 ini.

 

Race 3

Bagi para fans-nya, Salman Khan siap memberikan kejutan istimewa dengan merilis film Race 3 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Film waralaba Race ini digarap oleh sutradara Remo D’souza dan diproduksi oleh rumah produksi milik Salman Khan sendiri.

 

Thugs of Hindustan

Aamir Khan sekali lagi akan merayakan Dipawali dengan film yang paling dinanti-nantikan oleh para fans, yaitu Thugs of Hindustan. Sebelumnya ia telah merilis Secret Superstar. Sinopsisnya adalah tentang kisah nyata bajak laut yang menjarah uang serta barang berharga milik turis yang tak sengaja memasuki daerah kekuasaan mereka. Selain Aamir Khan, Anda juga akan disuguhi acting jempolan Fatima Sana Shaikh, Amitab Bachan, serta Katrina Kaif.

 

Zero

Bila di hari Natal tahun lalu Salman Khan menemani penggemarnya dengan film Tiger Zindai Hai-nya, maka di hari Natal tahun 2018 ini Shah Rukh Khan siap merilis film Zero. Ia berperan sebagai pria cebol bersama deretan bintang top India, Katrina Kaif dan Anushka Sharma.

 

Ini alasannya industry film Bollywood bisa mendunia

Tahukah Anda bahwa Hollywood bukanlah pembuat film yang terbanyak di dunia setiap tahunnya, melainkan India? Ini karena di Negara tersebut terdapat banyak pusat industry film selain Bollywood yang merupakan industry film India paling populer dengan pusatnya di kota Mumbai.

 

Selain Mumbai ada pula pusat industry perfilman di kawasan Chennai, serta Kodambakkam yang populer dengan film-film berbahasa Tamil. Walaupun tak menggunakan bahasa Inggris tetapi faktanya film India juga banyak diminati di mancanegara. Berikut alasannya:

 

  1. Film India dinilai dapat dinikmati oleh semua kalangan. Buktinya walaupun banyak film Bollywood yang tak tayang di bioskop, tetapi di layar kaca namun mampu memiliki fans-nya tersendiri.
  2. Film India mempunyai plot cerita yang kaya serta sering mengangkat isu social. Tak melulu mengenai kisah cinta, pada film Three Idiots, para mahasiswa berusaha mendobrak system pendidikan yang kaku. Sementara pada Kabhi Khushi Kabhie Gham, menyoroti kehidupan keluarga.
  3. Para sines Bollywood memang sangat produktif sehingga mampu menjadi produsen terbesar film India setiap tahunnya. Walaupun tentu saja ada film yang diproduksi demi memenuhi selera pasar semata, dan ada pula yang digarap dengan serius sehingga mempunyai kualitas internasional.
  4. Ternyata selain di dalam negeri, film India disukai di banyak Negara karena memunculkan banyak tarian serta nyanyian. Negara-negara yang dimaksud misalnya Cina, Mesir, Afghanistan, Pakistan, dan tentu saja Indonesia.
  5. Beberapa actor dan aktris India begitu populer bahkan telah melebarkan sayap dengan debut internasionalnya, seperti Priyanka Chopra, Aamir Khan, Shah Rukh Khan, dan lain-lain.

 

Nah, siap menonton film-film tersebut?