November, 2019

now browsing by month

 

Ulasan Singkat Love for Sale 2

Untuk anda yang sudah menunggu-nunggu bagaimana kabar Arini, sekarang anda bisa mendapatkan jawabannya di film Love for Sale 2 yang telah rilis di bioskop-bioskop kesayangan anda. Sang sutradara, Andibachtiar Yusuf, akhirnya melanjutkan kisah film Love for Sale yang satu tahun silam dirilis. Dalam film Love for Sale 2 ini Della Dartyan masih didapuk memerankan Arini, seorang gadis yang menyediakan jasa menjadi kekasih sewaan.

Ulasan Film Love for Sale 2

Walaupun pemeran utama film Love for Sale 2 ini masih sama, sang sutradara yang sering disapa dengan panggilan Ucup togel sgp itu memberikan fokus cerita yang bisa dikatakan cukup berbeda namun tak kalah menariknya. Kali ini ceritanya yang ditulis dengan Mohamad Irfan Ramly ini memotret realita yang sangat dekat dan juga relevan dengan masyarakat Indonesia. isu itu adalah soal keluarga dan juga tekanan terkait isu pernikahan.

Love for Sale 2 menceritakan pemuda bernama Indra Tauhid Sikumbang atau yang kerap disapa dengan Ican (Adipati Dolken). Ibunya, Rosmaida (Ratna Riantiarno) secara terus-menurs mendesak putranya untuk menikah segera karena sudah mencapai usia di mana di Indonesia dianggap sudah seharusnya segera menikah.

Ican sendiri pasalnya nampak belum ingin menikah dan ia bahkan kesulitan mencari pasangan yang cocok dengan dirinya. Memang walau ia sempat dekat dengan beberapa wanita. Lebih-lebih lagi, ia merasa hampir mustahil mencar calon istri yang cocok dengan sang ibu. Tekanan itu kemudian membuatnya memutuskan untuk mencari jalan pintas lewat Love Inc., yakni sebuah aplikasi penyewaan kekeasih yang mana juga digunakan oleh Richard (Gading Marteen) dalam film Love for Sale.

Ican sendiri menginginkan pasangan yang cantik, paham agama dan tentu saja berdarah Padang yang sesuai dengan keinginan kuat ibunya yang masih tergolong konvensional. Dan kemudian hadirlah Airini Chaniago (Della Dartyan) ke dalam kehidupan Ican.

Dan memang pucuk dicinta, ibunda Ican cocok dengan Arini. Lebih-lebih lagi, Arini berhasil memenuhi keinginan Ican dan berhasil mencuri hati sang ibunda sekaligus keluarganya. Kehadiran Arini ini bak ‘malaikat’ untuk Ican yang meredam rewelnya sang ibunda.

Alur Cerita yang Cukup Apik dengan Pemeran Pendukung yang Asik

Lewat tiga pemeran ini, Ucup bisa dikatakan cukup ciamik membawa alur cerita yang dinamis. Di sana dihadirkan pula dialog-dialog yang terasa sangat relevan dengan sebagian besar masyarakat Indonesia yang masih memegang teguh kultur masing-masing.

Yang lebih menariknya lagi, cerita Love for Sale 2 ini tak Cuma berfokus pada 3 tokoh utamanya saja, yaitu Arini, Ican dan Rosmaida. Akan tetapi, karakter-karakter pendukung yang lain tidak kalah menariknya karena mereka juga memberikan dinamika cerita yang lebih kompleks dan membuat para penontonnya penasaran tanpa terasa bosan. Konflik demi konflik akhirnya mengalir begitu saja, tidak seperti dibuat-buat.

Beberapa karakter pendukung yang ada di antaranya kakak dan adik Ican, Anandoyo Tauhid Sikumbang atau yang kerap dipanggil Ndoy (Aryo Wahab) dan Yunus Tauhid Sikumbang atau Buncun (Bastian Steel). Ada juga geng Sikumbang yang beranggotakan Surya (Abdurrahman Arif), Romli (Revaldo), dan Jaka (Adriano Qalbi). ada juga anggota genk Sikumbang lain yaitu Maya (Putri Ayudya) dan Daeng Ibrahim (Yayu Unru).

Masing-masing pemeran membawa karakter dengan kekhasan dan masalahnya sendiri-sendiri. dari Ucup memberikan porsi yang pas pada masing-masing peran dan bagaimana mereka terlibat dan melengkapi Love for Sale 2.